Hallo apa kabar? Semoga kita semua dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini.
Ga kerasa Ramadhan sudah lebih dari setengah jalan yang artinya kita akan segera memasuki hari Raya Idul Fitri. Salah satu yang ditunggu oleh karyawan menjelang Idu Fitri selain merayakan hari kemenangan adalah Tunjangan Hari Raya (THR) yang diberikan oleh pemberi kerja. Tahun ini media santer banget memberitakan mengenai THR PNS yang katanya besar. Tapi emang segitu besarnya ya sampai harus di goreng terus-terusan sama media? Kalau dibandingkan dengan tahun lalu memang sekarang lebih besar, tapi untuk daerah yang UMK nya besar, THR PNS lulusan S1 yang baru masuk ini besarnya ga jauh beda sama 1x gaji buruh. Anyway..apapun itu yang penting Alhamdulillah dulu.
THR emang kayak uang kaget karena di luar gaji, tapi uang ini sangat diharapkan untuk memenuhi kebutuhan hari raya yang bagi banyak orang da bisa dipenuhi dengan gaji bulanan. Berikut ini beberapa opsi untuk alikasi THR biar lebih terarah :
1. Zakat dan sedekah
Sebagaimana biasanya, setiap kali kita terima penghasilan selain sudah dipotong pajak sama pemerintah jangan lupa tunaikan zakatnya, syukur-syukur kalau ditambah sedekah jadi makin mantap. Zakat itu peruntukannya untuk golongan tertentu (8 golongan), sementara sedekah bisa untuk siapa saja.
2. THR untuk orang yang bekerja di kita
Orang-orang yang bekerja si kita harus juga dong dikasih THR, apalagi kalau mereka tau kitanya dapat dari kantor. Untuk besarannya silahkan disesuaikan dengan kepantasan.
3. Melunasi pinjaman konsuntif
Kalau punya pinjaman konsumtif, THR ini bisa juga dipakai sebagai sumber biar hutang kita segera lunas. Trus kalau udah lunas bisa diusahakan jangan ambil pinjaman konsumtif lagi untuk memenuhi yang sebenarnya "keinginan", bukan kebutuhan.
4. Dana darurat
Kondisi pandemi kemarin mungkin membuat dana darurat beberapa keluarga jadi terpakai. Mumpung dapat THR,bisa juga dipakai untuk memulihkan kembali dana darurat yang kemarin sempat kita pakai pada kondisi mendesak.
5. Kebutuhan hari raya
Nah ini gong nya THR, untuk memenuhi kebutuhan hari raya yang banyak banget mulai dari ongkos mudik, makanan, pakaian, angpau untuk saudara, dan printilan lain yang kalau di total habis banyak. Dulu sewaktu kerja di ibu kota kalau mau lebaran pasti rempong buat cari tiket. Lebaran kali ini karena pertama kali boleh mudik setelah kemarin dibatasi, membuat harga tiket baik kereta ataupun pesawat naik drastis. Maka dari itu menurutku bekerja di daerah yang dekat orang tua adalah privilege karena ga harus keluar banyak uang untuk mudik.
Semangat buat PNS yang sudah berkeluarga dan THR nya habis buat beli tiket doang, tahun depan mungkin bisa nabung bulanan persiapan biaya tiket mudik. Btw walaupun harga tiket mahal, berkumpul bersama keluarga di hari raya adalah sebuah kenikmatan, makanya banyak orang yang rela untuk merogoh kocek lebih dalam untuk mudik. Bisa juga mempertimbangkan jalur darat untuk mudik seiring dengan telah semakin berkembangnya infrastruktur.
6. Investasi
Last but note least, kalau ada uang yang masih bisa disihkan, boleh dipakai untuk membeli instrumen investasi seperti reksadana yang ga butuh nominal besar. Tapi kalau sudah habis ya ikhlas saja, berarti kita turut mendorong perekonomian seperti pesan Bapak Presiden.
Sekian cerita kali ini, selamat menikmati THR yang insyaAllah membawa berkah bagi kita semuanya. Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT dan kita bisa bertemu dengan Ramadhan berikutnya.
-Dari Aku-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar