Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

31 Maret 2026

Mari Kita Usahakan Daftar Haji Anak Sejak Dini




Assalamualaikum, 

Indonesia sebagai salah negara dengan jumlah penduduk muslim besar di dunia merupakan penyumbang jamaah haji yang tak main-main jumlahnya. Kemampuan masyarakat secara ekonomi dan kesadaran masyarakat bahwa ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam, membuat jumlah pendaftar haji Indonesia membludak sehingga membuat masa tunggu menjadi lama. Kemudahan akses ke lembaga keuangan ataupun non keuangan yang memberikan talangan untuk pendaftaran haji juga memberikan kontribusi pada panjangnya masa tunggu.

Pada 2025, masa tunggu terlama ada di Sulawesi Selatan yaitu 46 tahun, disusul Kalimantan Selatan 36 tahun, Jawa Timur 34 tahun, Aceh 32 tahun, dan DKI Jakarta 30 tahun. Alhamdulillah di akhir tahun 2025 Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah melakukan evaluasi masa tunggu keberangkatan. Awalnya penentuan kuota provinsi berdasarkan jumlah penduduk muslim di daerah tersebut, diubah menjadi jumlah pendaftar di provinsi tersebut dibandingkan jumlah pendaftar seluruh Indonesia. Hal itu membuat masa tunggu yang semula berbeda di setiap provinsi menjadi sama se Indonesia. Setelah perubahan aturan rata-rata masa tunggu adalah 26 tahun, sama seluruh Indonesia. 

Walaupun sudah menjadi lebih cepat dari sebelumnya, tapi 26 tahun adalah waktu yang cukup lama. Bagi orang tua yang sudah daftar buat dirinya sendiri dan ternyata masih ada kelebihan dana, akan lebih mantap kalau sekalian mendaftarkan anaknya untuk berhaji. Syarat utama pendaftaran haji untuk anak-anak adalah usia minimal 12 tahun, jadi bisa tuh pendaftaran haji ini sebagai hadiah ulang tahun untuk buah hati. 

Tahapan pendaftaran haji untuk anak-anak :
  • Datang ke Bank Syariah (bisa di dekat tempat tinggal, bisa juga di kantor Kementerian Haji dan Umrah) dengan setoran awal 25 juta ditambah biaya minimal rekening biar tidak tertutup otomatis secara sistem. Dokumen yang harus dibawa pada saat ke bank adalah akta lahir anak dan kartu keluarga.  Jangan lupa menyampaikan maksud ke petugas untuk melakukan Setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) agar mendapatkan nomor porsi.
  • Datang ke loket Kementerian Haji dan Umrah untuk melakukan pendaftaran haji dengan membawa copy sebagai berikut: bukti setoran awal BPIH, buku rekening haji,  KK, Akta Lahir, foto kelihatan 80% wajah ukuran 4,6 dan 3x4.
  • Mengsisi formulir dan melakukan foto diri. 
  • Selesai, estimasi keberangkatan bisa di cek pada aplikasi satu haji sebulan setelah pendaftaran.
Dengan masa tunggu 26 tahun, jika kita mendaftarakan anak di usia 12 tahun, maka estimasinya mereka akan berangkat di usia 38 tahun. Menurut saya itu adalah usia ideal untuk berangkat haji karena sudah cukup matang dan biasanya masih punya energi dan fisik yang kuat untuk menjalankan rukun dan wajib haji. Berkali-kali pada ustad menyampaikan bahwa selain mental/hati, haji ini adalah ibadah fisik, jadi akan lebih nikmat kalau dijalankan pada kondisi fisik yang prima.

Bismillah Allah mampukan kita dan keluarga untuk memenuhi panggilan-Nya untuk berhaji dalam kondisi yang prima dengan hati yang bahagia, Amiin YRA.

-dari aku-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman