Hallo apa kabar? Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat bersama orang-orang tersayang. Tapi ya apapun keadaan kita mau sehat atau sakit yang penting tetap semangat.
Kemarin hari Sabtu tanggal 18 Februari 2022 ada webinar menarik yang diadakan sama salah satu agen penjual reksadana baru dengan branding Saya Kaya. Webinar ini berjudul Siap Siap Kaya, menarik ya judulnya...siapa coba yang ga pengen jadi kaya. Dengan daftar pembicara yang cukup menjajikan yaitu Jessica Wijaya yang merupakan founder dari Saya Kaya, Samuel Ray yang merupakan HRD Expert, dan Andhika Diskartes yang merupakan Financial Influencer membuat webinar ini semakin menjanjikan.
Menjelang webinar ini aku siap-siap udah mandi, makan dan menyiapkan cemilan karena emang niatnya mau belajar tentang materi yang disampaikan. Buat yang kemarin ketinggalan dan buat pengingat aku juga berikut ringkasan atau isi webinarnya yang rasanya sayang buat aku simpen sendiri aja. Here we go !!!
INVESTASI TANPA OVERTHINKING - JESSICA WIJAYA
Webinar ini dibuka sama yang punya gawe yaitu Jessica Wijaya. Disini dijelaskan mengenai bagaimana cara investasi yang sehat tanpa overthinking. Sebenarnya awal mula kalau kita mau investasi itu adalah menentukan goal dari investasi kita dan berapa waktu yang kita butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Setelah itu baru deh kita menentukan asset yang investasi yang sesuai dengan hal tersebut diatas. Secara umum asset investasi bida dibagi menjadi 3 yaitu SAHAM, OBLIGASI, dan PASAR UANG/DEPOSITO.
Investasi bisa kelihatan simple dan pasti cuan kalau liat para influencer, tapi bisa juga jadi ribet kalau kita bikin analisis sendiri. Nah sebenarnya buat yang pengen investasi tapi gak mau ribet dan kebanyakan mikir sudah ada tuh wadahnya yaitu REKSADANA. Reksadana itu menurutku kayak kendaraan untuk mencapai tujuan keuangan kita, kayak kita tuh pengen pergi ke Bali trus kita punya mobil, nah kita males tuh capek-capek nyetir, ya udah bayar supir aja buat jalanin tuh mobil sampe Bali. Mobil itu ibarat uang kita, Bali adalah tujuan kita, dan supir itu ibarat manajer investasi yang mengelola duit kita untuk sampai di tujuan.
Reksadana sendiri secara umum bida dibagi menjadi 3 sesuai dengan alokasi portofolio yaitu reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap/obligasi, dan reksadana saham. Biasanya reksadana itu kali pertama diluncurkan berharga Rp. 1.000,-/unit kemudian harganya akan fliating mengikuti Nilai Aktiva Bersih yang berubah setiap hari kerja.
Berdasarkan holding period reksadana bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan kita sebagai berikut :
Dalam memilih reksadana ada 3 sumber informasi yang bisa dijadikan acuan yaitu prospektus, fund fact sheet, dan top holding portofolio. Kalau ini dirasa ribet bisa juga pakai shortcut dengan melihat CAGR return, dan besarnya dana yang dikelola. Makin gede dana kelolaan maka makin banyak juga orang yang percaya sama manajer investasi tersebut. Untuk pencairannya sendiri reksadana pasar uang adalah yang paling cepet yaitu H+1, sementara reksadana jenis lainnya butuh waktu 3-7 hari sampai masuk ke rekening tabungan kita.
PANJAT KARIR PANJAT SALARY - SAMUEL RAY
Selain sebai HR Expert, Samuel Ray juga dikenal dengan gaya hidup frugal living yang diterapkan oleh keluarganya.
Pembahasan dimulai dari sini dimana ada statement dari menteri investasi yang mengatakan bahwa karyawan enggak mungkin jadi orang kaya. Samuel ga setuju sama pendapat ini, aku juga sih ga setuju, emang kenapa kalau memang pengennya jadi karyawan aja. Emang sih sejak jaman kuliah udah di doktrin buat jadi enterpreneur sampai ada pelajarannya. Tapi yang namanya mental emang ga bisa di switch kalak tombol on dan off. Pengusaha itu berat jendral dan belum tentu cocok dengan semua orang. Samuel juga sudah membuktikan bahwa dengan menjadi karyawan dia tetep bisa hidup berkecukupan dan bahagia, itu yang paling penting.Samuel memberikan beberapa nasihat yang sebenarnya lebih relate ke teman-teman yang kerja di korporasi dengan flexibilitas untuk lompat dari 1 kantor ke kantor lain, tapi buat PNS kayaknya ya udah kasih semangat aja buat kerja bener sampai cari sumber pemasukan lain dari side hustle. Beberapa alasan Samuel dan istri untuk stay jadi karyawan adalah :
Well said Samuel, akupun setuju...ga semua orang pengen harta yang berlimpah kayak crazy rich yang suka pamer barang branded di sosial media. Ada juga sebagian orang yang bahagianya sederhana dengan liat anak growing well, sehat, punya keluarga hangat dan hidup berkecukupan. Untuk mencapai kebahagiaan dan kemapanan keuangan itu sendiri bisa kok diperoleh melalui jalur KARYAWAN.
Sekarang ini Samuel dan istri sedang menjalankan frugal living yaitu "buying our money printing machine" yaitu membangun aset yang punya return cukup untuk membiayai hidup di masa depan. Frugal living adalah hidup cermat untuk mencapai bebas finansial, beberapa langkah yang bisa diterapkan adalah :
Samuel juga mengatakan kalau sebagai seorang karyawan kita ga bekerja sesuai passion, yang penting kan menghasilkan uang. Untuk passion bida didapatkan di kesempatan yang berbeda misalnya setelah jam kerja atau dikala hari libur. Kita bisa menjadi beberapa versi dari diri kita. Intinya rasional aja lah, karena kita juga butuh uang buat hidup. Capai duku merdeka finansial kemudian setelahnya kita akan bebeas pursue our passion karena uang bukanlah pertimbangan utama kita dalam bekerja. Oya satu lagi..."don't judge peolpe from what he/she looks" karena ga semua orang yang pakai branded itu beneran kaya. Banyak juga yang tabungan/investasinya banyak tapi tetep berpenampilan sederhana.
ATUR UANG ALA OKB - ANDHIKA DISKARTES
Kali ini Kakanda Adhika Diskartes menyampaikan pandangannya bahwa kaya itu relatif, malah pernah ada artikel kalau dengan punya uang Rp. 800 juta udah bisa disebut kaya, hayuklah ngumpulin cash sampai 800 juta biar bisa ngaku kaya hehehe... Biar bisa kaya dan tetep kaya ada beberapa hal yang bisa dilakukan :
1. Not wasting money in illogical scam. Ini relate banget sama yang terjadi sekarang ini dimana banyak orang yang pengen cepet cuan akhirnya membabi buta. Ada penawaran yang menjanjikan return gede langsung silau dan join, ujung-ujungnya ZONK. Pelajari dulu apa yang kamu beli, cari alasana kenapa kamu beli itu dan pahami serta mitigasi risikonya.
2. Manage your debt. Berhutang itu ga dosa, asalkan memang diperlukan. Menurutku dosa berhutang adalah apabila kita hutang untuk membiayai lifestyle, btw ini bukan dosa ke Tuhan ya...tapi lebih dosa ke diri sendiri. Sama kayak yang disampaikan Samuel sebelumnya, kita harus berdamai dengan kebutuhan hidup yang apa adanya, ga perlu memaksakan diri kalau emang belum mampu.
3. Pay your future. Dari saat ini kita harus sudah merancang untuk kasih hadiah ke diri sendiri atas apa yang kita kerjakan sekarang. Hadiahnya paan? salah satunya adalah passive income. It's possible? ofcourse yes... Caranya gimana? Dengan melakukan investasi di asset yang aman dan akan ada sampai dimasa depan, yang udah terpecaya bisa, yang baru ada juga boleh asal sudah paham dengan risiko dan siap mitigasi.
4. The Pyramid
Untuk mencapai kekayaan yang sebenarnya kita harus mengikuti piramida di samping. Hal paling dasar yang harus dilakukan adalah manajemen hutang. Yuk bisa yuk ga punya hutang, kecuali untuk hal esensial yang belum mampu kita bayar tunai kayak rumah.Layer kedua adalah dana darurat dan asuransi. Dana darurat ini penting banget terutama dalam ketidakpastian seperti sekarang ini. Sementara asuransi sejujurnya aku sendiri belum punya kecuali BPJS Kesehatan. Untuk dana darurat idealnya adalah 6x pengeluaran bulanan dan bisa ditaro di instrumen dengan likuiditas tinggi seperti tabungan atau reksadana pasar uang. Btw sebenarnya gak saklek juga sih 6x, kalau mau lebih juga boleh karena tingkat safety masing-masing orang itu beda. Pernah denger cerita kalau istri seorang teman baru merasa "aman" kalau ada uang 100 juta di rekening, kalau aku ada 2 bulan pengeluaran aja udah adem hehehe...
Tingkat ketiga yang harus dipenuhi adalah investasi dan tabungan. Investasi ini bisa ke kelas asset dengan risiko tingi seperti saham atau reksadana saham. Kalau dana darurat sudah diamankan maka biasanya kegiatan investasi ini akan berlangsung lebih santai karena kita gak terlalu panik kalau terjadi volatilitas di pasar.
Tingkatan terakhir adalah Apresiasi. Ini penting banget sih menurutku, setelah apa yang sudah kita lakukan mulai dari melakukan manajemen hutang, ngumpulin dana darurat, melakukan investasi, pantes dong kalau kita dapat reward. Biasanya kalau sudah melalui piramida itu orang akan lebih wise dalam kasih reward diri sendiri, rewardnya akan terukur dan bisa kasih nilai tambah.
Sekian cerita kali ini, semoga kita semua siap jadi orang kaya. Kalau emang hilalnya masih belum kelihatan, setidaknya kita siapin mental dulu buat jadi orang kaya bener. Semoga bermanfaat :)
-Dari Aku-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar