Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

31 Desember 2021

Mau Kemana Setelah Lulus Kuliah? (Part 2)

 


Hallo, apa kabar?. Semoga kita semua dalam keadaan sehat dan bahagia.

Menyambung dari tulisan di blog ini sebelumnya aku mau cerita mengenai pemikiran dan pengalamanku setelah lulus kuliah beberapa tahun yang lalu.

Sama seperti anak-anak yang baru lulus, setelah wisuda dari salah satu perguruan tinggi di Surabaya, langsung aja nongkrongin job center di kampus dan bikin lamaran kerja. Waktu itu hampir tiap hari ke job center, entah buat naro lamaran ataupun buat tes kerjaan. Ga kehitung berapa kali aku menjalani tes, ada yang di tahap awal sudah bhayy...ada yang tes nya barengan, ada juga yang mendekati tahap akhir. Sampai akhirnya ada 2 perusahaan (keduanya BUMN) yang tahap akhirnya hampir barengan, dan saya akhirnya bekerja di salah satunya yang pengumuman paling cepat.

Setelah bekerja di BUMN selama 12 tahun, saya mengikuti seleksi CPNS dan Alhamdulillah diterima. Perjalanan barupun dimulai. 

Dari yang sudah saya alami, saya merasa bersyukur bahwa saya memulai bekerja di korporasi, karena setelah masuk di pemerintahan ternyata budanya sangat berbeda dengan swasta/korporasi. Di pemerintahan etika itu penting banget, pinter itu perlu tapi etika lebih penting. Kalau di swasta yang penting kerja dengan baik dan tidak memandang senior junior karena kita team.

Untuk teman-teman yang baru lulus, mungkin bisa dipertimbangkan pekerjaan pertamanya mau di korporasi atau pemerintahan karena ini akan menjadi pondasi pemikiran kita kedepannya. Berdasarkan apa yang aku alami, di korporasi apalagi kalau perusahaannya sudah settle, kita bisa belajar banyak banget. Ketemu dengan orang-orang hebat yang humble akan membuat mental kita jadi lebih tangguh mengatasi berbagai dinamika organisasi. Secara benefit kalau kerja di perusahaan yang settle, dapatnya juga banyak. Selain gaji biasanya akan dapat asuransi kesehatan swasta sebagai pelengkap dari BPJS, trus ada benefit lain misalnya rumah dinas kalau ditugaskan di luar home base.

Untuk pemerintahan, biasanya budaya birokrasi itu masih kental adanya, kecuali di Satker yang sudah banyak generasi milenial atau yang reformasinya sudah benar-benar jalan. Anak yang baru masuk ibu ibarat kertas putih yang belum mengerti kondisi kantor dan pekerjaan, jadi harus nurut sama yang senior-senior. Komponen gaji bulanan di pemerintahan itu ada gaji, tunkin, dan uang makan. Besaran gaji dan uang makan untuk masing-masing instansi relatif sama. Yang membedakan adalah tunjangan kinerja yang besarannya tergantung pada instansi mana kita bekerja. Maka dari itu di sosial media ada ada istilah Kemensultan dan yang rakyat jelata hehehe...kalau pengen gaji gede maka ikutlah tes di Kemensultan atau Pemda Sultan.

Sekian dulu sharing dari aku, semoga sedikit kasih gambaran.

-Dari Aku-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman